Home > islam, perbandingan agama > penyelidikan terhadap mitos penyaliban dan kebangkitan yesus

penyelidikan terhadap mitos penyaliban dan kebangkitan yesus

1. Penyelidikan pertama :
· Di dalam Al-Qur’an Allah berfrman : “Dan karena ucapan mereka, : Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih (Messiah), Isa putra Maryam, Rasul Allah. Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya. Melainkan hanyalah diserupakan saja pada mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa benar-benar dalam keraguan, melainkan menurut dugaan (mereka) saja. (Dan) mereka tidak yakin/masih ragu bahwa mereka telah membunuh Isa (QS. An-Nisa : 157).
· Kami sebagai Muslim dengan penuh keimanan, bahwa Firman Allah di atas adalah Maha Benar, maka kami 100% percaya dengan ayat tersebut. Dan perhatikanlah penyelidikan selanjutnya :

2. Penyelidikan kedua :
· Ayat Al-Qur’an di atas menyebutkan : “Nabi Isa tidak terbunuh.” Sesuai dengan :
· Nubuat bahwa semua Rasul/Nabi yang datang dari Allah, termasuk Yesus (lihat halaman 1) telah dijamin nyawanya oleh Allah – tidak akan dibunuh (UL 18:20).
· Nubuat bahwa Allah menjawab doa Yesus, menyelamatkan nyawanya = tidak akan dibunuh (Maz 22:21-22, 25 & 34:16).
· Nubuat bahwa orang-orang benar/soleh (termasuk para Nab/Rasul) akan diselamatkan oleh Allah dari segala penderitaan – dilindungi Allah (Maz 34:18-19).
· Nubuat bahwa Yesus diselamatkan oleh Allah dari kekejaman orang-orang jahat – dilindungi Allah (Maz 34:20, 21, 23).

3. Penyelidikan ketiga :
· Menurut Al-Qur’an di atas : “Mereka berselisih paham karena menduga-duga.” Sesuai :
· Sebelas murid Yesus melarikan diri ketika Yesus ditangkap, tidak satupun dari mereka yang menyaksikan persidangan dan penyaliban Yesus (Mat 26:56 & Mark 14:50).
· Umat Kristen hanya mengakui Injil yang ditulis oleh Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Padahal 90% dari keempat orang tersebut bukan murid-murid Yesus (Mat10:2-4 & Mark 3:16-19 & Luk 6:14-16). Adapun Yohanes dan Matius sama sekali tidak menyaksikan peristiwa persidangan dan penyaliban Yesus (Mat 26:56 & Mark 14:50).
· Lukas mengatakan bahwa catatannya hanya merupakan kesimpulan dari kabar/gosip belaka dan hanya merupakan hasil penyelidikan – bukan saksi langsung (Luk 1:1-3).
· Yohanes dengan tegas mengatakan bahwa catatannya hanya merupakan kesimpulan dari kabar/gosip belaka dan hanya merupakan ringkasan yang tidak lengkap (Yoh 20:30).
· Perjanjian Baru banyak menggunakan kalimat “kira-kira”. (lihat BAB 5 no 5 yang H).
· Kesimpulannya : kisah penyaliban Yesus hanya berupa dugaan dari hasil penyelidikan dan gosip belaka, yang belum jelas kebenarannya. Sehingga mereka satu sama lain saling berselisih paham tentang kebenaran penyaliban dan kebangkitan Yesus. Salah satu buktinya adalah dari ratusan catatan Injil yang ditemukan, tapi hanya 4 Injil itu saja yang diambil. ANEH
4. Penyelidikan keempat :
· Menurut Al-Qur’an di atas bahwa : “Orang-orang Yahudi masih ragu apakah mereka membunuh Yesus?.” Sesuai dengan pembahasan berikut ini (perhatikanlah) :
· Mereka curiga karena melihat beberapa kejanggalan, seperti : baru 3 jam di salib Yesus sudah mati padahal yang dua lainnya masih hidup – kaki Yesus tidak dipatahkan tapi yang dua lainnya dipatahkan – bantuan dari murid-murid rahasia Yesus – Pilatus segera mengizinkan Yusuf mengambil Yesus – kuburan mudah dijangkau dan sangat luas.
· Untuk lebih detailnya silahkan baca BAB 15 nomor 33.

5. Penyelidikan kelima :
· Yesaya bernubuat : “Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil.” (Yes 53:8).
· Maksudnya adalah : setelah Yesus ditahan/diadili, kemudian Yesus dihukum salib sebentar (untuk mengelabui orang-orang Yahudi), dan kemudian diambil/diturunkan. Karena pertolongan Allah (lihat nomor 2 dan lihat BAB 15 nomor 31).

6. Penyelidikan keenam :
· Yesaya bernubuat : “Tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya?.” (Yes 53:8).
· Maksudnya adalah : para murid pilihan Yesus (Mat 10:24) semuanya lari meninggalkan Yesus dan tidak memikirkan nasib Yesus, sehingga mereka tidak mengetahui peristiwa penyaliban dan penyelamatan itu (Mat 26:56). Adapun yang memikirkan nasib Yesus ketika disalib dan yang mengambil Yesus dari tiang salib adalah Allah melalui murid-murid rahasia Yesus (lihat BAB 15 nomor 31 point 4).

7. Penyelidikan ketujuh :
· Yesaya bernubuat : “Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat … Tetapi Tuhan berkehendak (lain) yaitu (dengan) meremukkan dia dalam kesakitan.” (Yes 53:9-10).
· Maksudnya adalah : Yahudi menganggap Yesus telah mati kemudian menaruhnya di dalam kubur, padahal Yesus hanya pingsan karena rasa sakit yang dideritanya.
· Membuat Yesus pingsan adalah cara Allah memenuhi nubuatnya-Nya untuk menyelamatkan nyawa Yesus (lihat BAB 15 nomor 29).

8. Penyelidikan kedelapan :
· Yesaya bernubuat : “Sunguh ia (Yesus) terputus dari negri orang hidup.” (Yes 53:8).
· Maksudnya adalah : Yesus diputuskan kesadarannya/dipingsankan sementara oleh Allah.
· Membuat Yesus pingsan adalah cara Allah menyelamatkan nyawa Yesus (lihat nomor 2).

9. Penyelidikan kesembilan :
· Yesaya telah bernubuat : “Sesudah kesusahan jiwanya, ia melihat terang.” (Yes 53:11).
· Maksudnya adalah : Yesus hanya kesusahan dan menderita saja – TIDAK DIBUNUH.
· Sebagaimana janji Allah, hendak menyelamatkan nyawa para Nabi-Nya (lihat nomor 2).

10. Penyelidikan kesepuluh :
· Dalam kitab Yesaya dinubuatkan : “Ia (Yesus) akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut … dan (karena) menanggung dosa banyak orang.” (Yes 53:12).
· Maksud kalimat “Menyerahkan nyawanya ke dalam maut” adalah : ketika ditangkap, Yesus tidak berontak sama sekali (Mat 26:52), padahal dia tahu kalau dirinya akan dibunuh. Atau dengan kata lain : Yesus memasrahkan dirinya ke tangan pembunuh.
· Maksud kalimat “Menanggung dosa banyak orang” adalah : diutusnya Yesus sebagai Rasul Allah kepada Bani Israel (Mat 15:24) adalah untuk mengajarkan Injil (Luk 4:43) yang berasal dari Allah (Yoh 7:16-17). Maka bagi mereka (Bani Israel) yang dulunya sering melakukan perbuatan dosa (Ul 31:27 & Yer 8:8-9) akan tertebus seluruh dosanya itu jika percaya dengan kenabian Yesus dan menjalankan firman/hukum Allah (Yoh 7:8) sehingga mereka akan masuk sorga (Mat 5:19). Jadi bukannya sebagai penebus dosa yang diyakini umat Kristen yaitu : cukup percaya dengan penyaliban dan kebangkitan maka semua dosa-dosa terhapus. TIDAK!!!
· Karena Yesus dengan tegas mengatakan bahwa keselamatan hanya didapat dengan mentaati perintah Allah (Mat 19:16-17). Dan juga manusia harus mempertanggung jawabkan segala prilaku serta ucapannya di dunia dan akhirat (Mat 5:21 & 12:36-37), dan tidak ada dosa turunan (Mark 10:14). Semua ajaran ini sama dengan ajaran nabi sebelumnya (Yeh 18:20-21 & 30).

11. Penyelidikan kesebelas :
· Dua pokok ajaran Paulus sehingga lahir agama Kristen : Pokok pertama : menyembah penyaliban, sehingga terbebas dari Taurat (Rom 3:28-29 & 7:6 & 8:1) karena hukum dan perintah Taurat sudah dipaku di tiang salib (Kolose 2:14). Pokok kedua : menyembah kebangkitan Yesus (1Kor 15:14 & 17).
· Artinya : jika tidak menyembah tiang salib dan jika tidak menyembah kebangkitan, maka tidak ada agama/keimanan Kristen dan tidak ada keselamatan sorga (Gal 3:13).
· Jadi kesimpulannya kematian dan kebangkitan Yesus hanya retorika khayalan Paulus belaka. Padahal di Kitab Perjanjian Lama dengan tegas Allah berjanji dan bernubuat akan menyelamatkan nyawa para nabi-Nya – termasuk Yesus (lihat no 2).
· Secara tidak langsung Paulus dan pengikutnya (Kristiani) telah menuduh Allah sebagai penghianat, karena mengingkari semua janji/nubuat-Nya itu. Naudzu Billah Min Zalik.

12. Kebobrokan dan kriminalitas lahir karena menyembah Tiang Salib (penebusan dosa) :
· Sebagaimana penjelasan terdahulu bahwa Paulus dan pengikutnya (Kristiani) telah menyerahkan seluruh dosanya di tiang salib dan kebangkitan Yesus. Jika umat Kristen melakukan perbuatan dosa, mereka tidak perlu dihukum dan dibebaskan dari hukuman (lihat nomor 11), karena cukup percaya dengan Tiang Salib dan Kebangkitan, mereka telah tertebus dosanya.
· Maka tidak heran jika mayoritas penyembah Tiang Salib hobi menjajah, membunuh, merampok, sex bebas, mabuk-mabukan, judi, menipu, mencuri, korupsi, zina dan lain sebagainya. Sehingga dunia ini mirip sekali dengan binatang di hutan rimba yang hidup seenaknya tanpa hukum.
13. Paulus dan pengikutnya (Kristiani) salah memahami ucapan Yesus :
· “(Yesus) memberikan nyawanya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Mark 10:45).
· Artinya : Yesus berjiwa patriot menyerahkan dirinya kepada penjahat, untuk menyelamat-kan keimanan pengikutnya yang setia (Yoh 7:8) terhadap hukum Allah (Mat 19:17).
· Dengan kata lain : “Dari pada murid-murid saya yang tertangkap penjahat sehinga mereka kembali kafir, lebih baik saya saja yang ditangkap.” (lihat nomor 10).

14. Penyelidikan ketiga belas :
· Para saksi mengatakan bahwa Yesus BELUM PERNAH MATI, mereka hanya mengatakan “BANGKIT” atau “SIUMAN”, dan tidak satupun dari mereka yang mengatakan “HIDUP KEMBALI” (lihat nomor 8, 9, 10 & 11), :
· Yesus bersaksi bahwa dirinya belum mati : “Aku belum pergi ke Bapa” (Yoh 20:17) = Aku belum mati = Aku masih hidup = AKU BUKAN HIDUP KEMBALI.
· Malaikat bersaksi, bahwa Yesus belum mati : “Ia hidup” (Luk 24:23) = Ia belum mati = IA BUKAN HIDUP KEMBALI.
· Dua orang bersaksi, Yesus belum mati : “Dia hidup” (Luk 24:4-5) = Dia belum mati = DIA BUKAN HIDUP KEMBALI.

15. Ternyata Yesus tidak rela dirinya disalib sebagai penebus dosa :
· Kristiani dengan bangga mengatakan : Yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa manusia (lihat nomor 12). Padahal Yesus tidak tidak mau dijadikan tumbal dosa :
· Yesus berdoa sampai 3 kali berturut-turut minta pertolongan Allah agar nyawanya diselamatkan (Mat 26:36, 42 & 44).
· Yesus sangat ketakutan dan menangis sampai keluar keringat darah (Luk 22:44).
· Yesus berteriak ketika membela dirinya, karena takut dihukum (Yoh 18:23 & 36).
· Yesus berteriak dan menangis ketika disalib (Mat 27:46).
· Pertanyaannya adalah : jika penyaliban Yesus diyakini sebagai PENGORBANAN untuk menebus dosa, lalu kenapa Yesus TIDAK RELA DAN TIDAK MAU disalib ??? Jawabannya : karena ajaran penebusan dosa di tiang salib adalah ajaran Paulus, BUKAN AJARAN YESUS.

16. Sebuah Penelitian I (dari sang ilmuan) :
· Seorang Kristiani ahli peneliti sejarah dan ahli Matematika dari Amerika serikat “Michael H. Hart” telah menerbitkan buku : “The Top Hundred or Greatest Hundred in History” (seratus orang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah). Dalam buku ini dia menyebutkan 100 tokoh berpengaruh secara berurutan yang dilihat dari beberapa alasan dan juga dilihat dari simpatisan para pengikutnya.
· Yang lebih mencengangkan, dia menempatkan Nabi Muhammad SAW di urutan pertama dari 100 orang tersebut. Dan disertai dengan alasan yang masuk akal.
· Meskipun ada 2 milyar lebih orang Kristen di dunia, Mr. Hart memisahkan penilaian yang berbeda terhadap Yesus dan Paulus. Dia meletakkan Paulus di urutan kedua, sedangkan Yesus di urutan ketiga. Artinya para ilmuanpun menyadari bahwa pencipta agama Kristen adalah Paulus. Hal ini senada dengan penjelasan di atas bahwa Paulus dan pengikutnya, adalah penyembah kisah “Penyaliban dan Kebangkitan.” (lihat no 12 dan lihat BAB 4).
17. Sebuah Penelitian II (bangkit hidup kembali atau bangkit sadar kembali ???) :
· Seorang anak perempuan yang telah divonis meninggal selama 4 hari, menceritakan bagaimana dia bisa hidup kembali (Daily News 15/11/55).
· Seorang laki-laki meninggal selama 2 jam hidup kembali dan mencengangkan para dokter yang merawatnya (Sunday Tribune 27/03/60).
· Selama 4 menit, jantungnya berhenti, lalu hidup kembali (Sunday Express 23/07/61).
· Dia tidak tahu bahwa dirinya telah mati selama 90 detik ( Cape Argus 16/03/61).
· Dr. Hitge telah kembali dari kematiannya ( Cape Argus 04/05/61).
· Seorang anak muda kabur ketika sedang dikuburkan (Sunday Tribune 13/05/62).
· Setelah divonis meninggal selama 2 hari, hidup kembali (Post 25/07/65).
· Mayat berkedip dan hidup kembali saat akan dimakamkan (Daily News 25/07/75).
· Toddler hidup kembali dari kematiannya ( Natal Mercury 05/12/82).
· Para dokter transplantasi ragu apakah dia hidup atau mati? (Sunday Tribune 17/07/83).
· Divonis meningal karena terlalu banyak minuman keras (Daily News 03/01/84).
· Jika mereka membentuk sebuah perkumpulan manusia yang pernah mati, tentunya Yesus sebagai anggota senior mereka (sedikit menggelikan J).

18. Alkitab menyatakan bahwa manusia merasakan MATI HANYA SEKALI SAJA :
· Yesus dengan tegas mengatakan bahwa dirinya tidak akan mati sampai dirinya diturunkan di akhir zaman nanti : “Aku AKAN PERGI kepada Dia yang telah mengutus aku” (Yoh 7:33). Kemudian ketika dianggap mati Yesus membantah : “Aku BELUM PERGI ke Bapa” (Yoh 20:17). Kemudian pas waktunya tiba “Yesus TERANGKAT ke sorga” (Mark 16:19). Dan di akhir zaman nanti Yesus akan kembali diturunkan untuk mengutuk orang-orang Kristen yang menyembah/menuhankan Yesus (Mat 7:22-23) dan kemudian setelah itu Yesus AKAN DIMATIKAN oleh Allah, karena semua hamba Allah termasuk Yesus (Mat 12:17-19 & Kis 4:30) dan para nabi-nabi terdahulu semuanya adalah manusia yang harus merasakan kematian (Ibrani 9:27). Dan kemudian di hari kiamat yaitu hari pengadilan, semua anak manusia termasuk Yesus (Mat 8:20) dan para nabi lainnya (Luk 3:38) akan mempertanggung jawabkan semua perbuatannya di hadapan Allah Yang Maha Adil (Mat 12:36-37 – Yeh 18:20-21 & 30).
· Jadi jika manusia hanya mati sekali saja (Luk 20:36 & Ibrani 9:27), apakah orang-orang yang sudah merasakan mati seperti di atas (lihat nomor 15) tidak akan mati lagi ??? kemudian mereka terangkat ke sorga seperti Yesus ??? Biarkanlah penyembah kebangkitan yang menjawabnya!!!.
· Diangkatnya Yesus ke sorga, bukanlah peristiwa luar biasa bagi Allah, karena Allah juga pernah mengangkat Henokh ke sorga, sampai detik ini belum turun (Kej 5:24). Dan Nabi Muhammad juga pernah diangkat ke sorga ketika Isra Mi’raj (dikutip dari Hadits Sohih).

19. Yesus berkata bahwa mu’jizatnya sama dengan mu’jizat Yunus (Mat 12:39) :
· 3 HARI Yesus di perut bumi (Luk 24:7) = 3 HARI Yunus di perut ikan (Yun 1:17).
· Yesus TIDAK MATI (Luk 24:4-5) = Yunus TIDAK MATI (Yun 1:17).
· Yesus KELUAR dari perut bumi (Yoh 20:14) = Yunus KELUAR dari ikan (Yun 2:10).
· Yesus KEMBALI ke umatnya (Luk 24:17) = Yunus KEMBALI ke umatnya (Yun 3:2).
20. Arti dan maksud kalimat “PENEBUSAN” :
· Ismael (menurut Islam) atau Ishak (menurut Yahudi) dengan suka rela MENYERAHKAN nyawanya sebagai PENEBUS/PENGANTI korban bakaran ayahnya (Kej 22:9).
· Seekor domba DISERAHKAN nyawanya oleh malaikat sebagai PENEBUS/ PENGGANTI korban bakaran anak tungal Abraham (Kej 22:13)
· Musa yang masih bayi TERSERAHKAN nyawanya kepada raja Firaun untuk MENEBUS/MENYELAMATKAN orang-orang Israel (Kel 2:1-10).
· Yunus dengan rela dan ikhlas MENYERAHKAN nyawanya untuk diceburkan ke laut untuk MENEBUS/MENYELAMATKAN para awak kapal (Yun 1:12).
· Allah (Tuhan semesta) MENGACUNGKAN tangan-Nya untuk MENEBUS/ MEMBEBASKAN Bani Israel dari hukuman perbudakan di Mesir (Kel 6:5).
· Allah (Tuhan semesta) MENCURAHKAN janji-Nya untuk MENEBUS/ MEMBEBASKAN Bani Israel dari hukuman perbudakan di Mesir (UL 7:8).
· Seseorang boleh MENEBUS/MENANGGUNG hutang keluarganya (Im 25:25 & Rut 3:9).
· Boleh MENEBUS/MEMBEBASKAN keluarganya dari perbudakan (Im 25:47-55).
· Begitu juga Yesus MENYERAHKAN nyawanya untuk MENEBUS/ MENYELAMATKAN (Mark 10:45) pengikutnya yang mentaati perintah Allah (Mat 19:16-17) dari rencana pembunuhan orang-orang jahat (Mat 26:52). Lihat nomor 11 & 14.

21. Para tokoh yang berperan dalam gosip kebangkitan :
· Tokoh utama : Yesus putra Maria (Mat 1:24-25) lahirkan ajaib (Luk 1:31-35) sebagai Rasul Allah (Yoh 11:42) dengan tugas menyelamatkan dosa-dosa (Mat 1:21) Bani Israel (Mat 15:24-26) dengan mengajarkan Injil (Luk 4:43) ajaran Allah (Yoh:716) supaya Bani Israel taat kepada hukum Taurat (Mat 5:20 & Yoh 9:4) sehingga mereka dapat masuk ke dalam kerajaan sorga Allah (Mat 5:19) maka setelah tugasnya selesai (Yoh 19:30) Yesus diangkat ke sorga (Mark 16:19) dengan kehendak dan kuasa Allah (Yoh 8:42).
· Orang tua Yesus : ibu kandung yang melahirkannya adalah : Maria/Maryam (Luk 1:27) puteri Imron (menurut Al-Qur’an). Sedangkan ayah angkatnya adalah : Yusuf keturunan Daud (Luk 1:27) yang juga sebagai suami Maria (Mat 1:24).
· Sebelas murid pilihan Yesus : Simon (Petrus) dan Andreas saudaranya, Yakobus (anak Zebedeus) dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius (pejabat cukai), Yakobus (anak Alfeus) dan Tadeus, Simon (orang Zelot) à Mat 10:2.
· Delapan pengikut Yesus yang terlupakan : Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus (Yoh 19:38-39), Maria ibu kandung Yesus, Maria isteri Klopas dan Maria Magdalena (Yoh 19:25), Yoses dan Salome (Mark 15:40), dan ibu anak Zebedeus (Mat 27:56).
· Para pembela Yesus : Pilatus ; hakim Kaisar Romawi (Luk 23:4) – Herodes ; penguasa negri Yudea (Luk 23:11 & 14-15) – dan isteri Pilatus (Mat 27:19).
· Orang-orang yang memusuhi Yesus : imam-imam Yahudi dan orang Farisi (Yoh 11:47) – para tua-tua Yahudi (Mat 27:20) – Kayafas ; seorang Imam Besar (Yoh 11:49) – Yudas Iskariot seorang murid Yesus yang berkhianat (Mat 26:15) – Dan masyarakat (Mat 27:25).
· Para penjahat : Yesus Barabas seorang teroris yang dibebaskan (Mat 27:16) – Dan dua penyamun yang ikut disalib (Mark 15:27), namun salah satunya bertobat (Luk 23:40-42).
· Orang-orang misterius yang berada di dalam kubur : satu orang berjubah putih (Mark 16:5) – Dan dua orang berpakaian yang menyilaukan (Luk 24:4-5).

by.fakhrudin

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: