Home > islam, serba-serbi islam > sanggahan thd fatwa haram rokok 1

sanggahan thd fatwa haram rokok 1

Rokok merusak kesehatan

Rokok menurut keterangan dokter dan para peneliti, mengandung banyak racun yang membahayakan bagi kesehatan. Or ang yang mengkonsumsi rokok akan mendapat kerusakan di  kerongkongan, dan hilang nafsu makan. Mengakibatkan penyakit jantung, mengganggu kehamilan dan janin, impotensi dan sebagainya. ( itu kata para dokter dan peneliti  bukan kata Allah swt ). Dan dikarenakan itu adalah pendapat daripada manusia, maka inilah kiranya beberapa pendapat yang musti kita perhatikan,

  • Setiap pendapat manusia  tidak tertutup kemungkinan akan adanya salah dan benar pada setiap perkataan dan pendapatnya. Meskipun dia seorang dokter atau peneliti sekalipun. Oleh karena itu, tidak musti semua manusia untuk mempercayai dan meyakininya. Apalagi pada jaman sekarang ini, sudah semakin terbukti akan kekeliruan-keliruan daripada ilmu itu sendiri ( yang di buat manusia ). Seperti bidang ekonomi dengan ribanya, tata negara dengan demokrasinya, sosial dengan flularismenya, dan kesehatan dengan imunisasi, obat-obatan yang beracun dan lain sebagainya.
  • Tidak semua orang meyakini bahwa sesuatu itu dapat menyebabkan sesuatu. Karena memang pada dasarnya, Allah swt lah yang menyebabkan sesuatu itu terjadi. Ol eh karena itu mereka berpendapat, bahwa semua dampak yang mungkin terjadi akibat daripada rokok tadi, akan sangat bergantung kepada kehendak Allah swt. Bukan pada rokoknya. Yang mana hal itu akan sangat bergantung pada prilaku si perokok itu sendiri. Baik prilaku si perokok tadi, maka mudah-mudahan tidak akan berdampak negatif bagi kesehatannya. Dan begitupun sebaliknya. Dan itu dapat dilihat dari lebih banyak perokok yang tidak sakit karena rokok dibanding dengan perokok yang sakit karena rokok. Dan itu bisa mencapai 1 : 100. Satu orang sakit karena rokok, dan seratus orang yang tidak sakit karena rokok.
  • Orang yang kolestrol tidak boleh makan ini, orang yang mempunayi penyakit gula dia tidak boleh makan itu. Dan lain sebagainya. Bagaimana pendapat anda…..? bisakah kita menyatakan haram untu makanan-makanan yang di larang tadi…..?

 

Baiklah untuk lebih jelasnya saya katakan di sini, bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, semuanya atas kehendak Allah swt atas dasar prilaku kita sebagai makhluknya. Apa yang kita tanam, maka itulah yang akan kita petik. Oleh karena itu, bagi anda-anda yang perokiok sudahkan anda merokok dengan baik dan benar…….?

Contoh :

  • Jangan sampai untuk makan anak isteri kita nggak ada, tapi utnuk rokok ada. jika demikian, maka bersiaplah anda untuk menjadi salah seorang pasien yang di akibatkan oleh rokok. Begitupun dengan uang sekolah, pakaian, dan lain sebagainya.
  • Terlepas dari keluarga kita, adakah tetangga kita yang lebih membutuhkan uang itu, daripada sekedar hanya untuk membeli rokok….? Kalau ada, maka bersiap-siaplah…..!
  • Menghargai orang yang tidak merokok juga akan menjadi salah satu referensi Allah swt dalam hal memberikan penyakit kepada para perokok.
  • Jangan merokok berlebihan. Karena memang Allah swt sangat tidak menyukai sesuatu yang berlebihan.
  • Dan lain sebagainya. Bantuin mikir ya….!

 

Merokok menghamburkan kekayaan.

Benarkah merokok termasuk kepada pemborosan….?

Seandainya pertanyaannya berkisar kepada rokok dan pemborosan, maka saya berani katakan ya…..!

Tapi seandainya yang menjadi pertanyaannya adalah, apakah pemborosan itu bisa menyebabkan pengharaman….? Maka saya jawab tidak…..!

Karena apa…..?

“ karena saya juga merokok….,he….he….!”

Baiklah sekarang kita lanjutkan…..,

Ada beberapa parameter yang bisa menjadi tolak ukur prihal arti daripada boros.

  • Penghasilan seseorang

Seseorang yang berpenghasilan Rp.10.000.000,- akan mempunyai perbedaan dengan seseorang yang berpenghasilan Rp.1000.000,-

  • Tingkat kebutuhan

Boros untuk seorang ayah dengan dua orang anak, akan berbeda dengan boros seorang ayah dengan dua orang isteri. Apalagi kalau masing-masing isterinya itu mempunyai empat orang anak….!

  • Agama

Apapun yang kita keluarkan untuk selain daripada beribadah kepada_Nya, maka itu sudah bisa dinamakan “pemborosan”.

Catatan :

Dalam hal ini, saya memposisikan diri saya sebagai manusia yang memandang sebuah peraturan ataupun ketentuan yang diberikan kepada saya sebagai manusia.

Oleh karena itu, begitu terpampang dihadapan saya sebuah peraturan yang mengatakan bahwa merokok itu adalah haram, dengan alasan ini dan itu, ( dimana yang ini nya telah saya bahas pada bagian atas ), maka inilah kiranya pendapat saya ( tanpa ilmu agama ) akan hal tersebut,

  • Jangan pernah kita mengatakan bahwa hanya rokok yang bisa memberikan efek ketagiahn pada manusia. Karena memang pada dasarnya, hampir semua dari hal keduniaan, akan memberikan efek yang sama seperti halnya rokok.

Contoh

  • Hoby ( mancing, berburu dan lain-lain )
  • Pakaian, kosmetik, makanan dan lain sebagainya.
  • Nonton sinetron
  • Kendaraan bagus
  • Menunaikan kewajiban kepada isteri……! Apalagi kalau kita menunaikan kewajibannya itu kepada yang bukan isteri, di jamin deh…, bakal lebih ketagihan daripada merokok…..!

Yang mana kesemuanya itu termasuk pada pemborosan…..!

Contoh :

  • Pernahkan anda berfikir, kenapa juga kita musti membeli pakaian yang di atas harga Rp 100.000,- apalagi kalau sampai di atas Rp.1000.000,- seandainya masih banyak saudara-saudara kita yang kelaparan dan kekurangan…..!
  • Kenapa juga kita harus memakai kendaraan yang di atas Rp.100.000.000,- apalagi kalau diatas 1 M…..,kenapa juga kita harus makan di tempat-tempat yang mahal….,kenapa juga kita musti mempunyai kamar tidur yang melebihi anggota keluarga yang mengisi rumah kita….,

Oleh karena itu, seandainya pemborosan itu yang menjadi alasan, maka alangkah baiknya seandainya kita juga memberikan label haram kepada contoh-contoh di atas.

Ada sedikit saran dari saya,

  • Haramkan juga panjat tebing ( biaya besar dan berbahaya )
  • Balap motor dan balap mobil

Dan yang terakhir, seandainya suatu waktu ada orang yang bisa membuat rokok yang tidak beracun dan menyehatkan …., gimana kira-kira…..?

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: